
Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) merilis metode dan perhitungan grading atau kelas yang menggambarkan tingkat kesulitan setiap jalur pendakian gunung di Indonesia.
Tingkat kesulitaan jalur pendakian gunung tersebut merupakan salah satu poin penting yang dihasilkan saat rapat kerja nasional (rekernas) APGI di Surabaya pada 16 -17 Februari 2023. “Diharapkan nantinya grading jalur pendakian gunung ini dapat dijadikan referensi bagi para pendaki lokal maupun mancanegara supaya mengenal batas kemampuan dirinya dan bisa mendaki secara aman nyaman.
Kemenparekraf Imbau Tingkatkan Keamanan Penentuan grading untuk setiap jalur pendakian gunung ini dilakukan karena melihat maraknya tren pendakian gunung di Indonesia.

Sayangnya, tingginya minat pendaki gunung di Indonesia berbanding lurus dengan angka kecelakaan pendakian gunung yang terjadi. Belakangan, penyebab kecelakaan pendakian gunung diketahui berasal dari kurangnya persiapan ataupun kemampuan pendaki untuk memahami lokasi tujuan dan karastiristik sebuah gunung sebelum melakukan pendakian.
Selama ini diketahui bahwa jalur pendakian di Indonesia belum memiliki standar yang menggambarkan tingkat kesulitan setiap jalur pendakian. Informasi seputar tingkat kesulitan jalur pendakian ini dinilai penting karena bisa menjadi acuan bagi calon pendaki dalam mempertimbangkan antara batas kemampuan diri dan jalur pendakian yang dipilih.
Perhitungan tingkat kesulitan jalur pendakian Pendekatan yang digunakan untuk menghitung tingkat kesulitan jalur pendakian gunung di Indonesia yaitu jenis pendekatan empiris. Sementara untuk mendapatkan hasil akhir nantinya lebih banyak mengedepankan metode kuantitatif.
Perhitungan tingkat kesulitan jalur pendakian ini dilakukan oleh pengurus pusat, yaitu bidang Penelitian dan Pengembangan APGI. Adapun orang-orang yang terlibat yaitu para pendaki yang sudah berkecimpung dalam dunia pendakian dan kepemanduan gunung hingga tingkat mancanegara.
Di antaranya ada Ruslan Budiarto, Ade Wahyudi, dan Sofyan Arief Fesa. “Indonesia memiliki karakter pegunungan dan bentang alam yang khas dan agak berbeda dengan wilayah lain di dunia,” kata Rahman. Oleh karena itu, acuan metode grading di luar negeri tidak bisa diadaptasi sepenuhnya di Indonesia.
Tingkat kesulitan jalur pendakian ini diharapkan nantinya dapat mengurangi tingkat risiko kecelakaan di gunung dan menjadi acuan untuk pemandu gunung dan kurikulum pelatihan profesi.
5 tingkatan jalur pendakian
Ketua Umum APGI Rahman juga mengatakan bahwa tingkat kesulitan jalur pendakian gunung ini dapat digunakan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnnya.
Adapun tingkat kesulitan jalur pendakian gunung yang didapatkan terdiri dari lima kelas.

Tingkatan termudah adalah level 1, sementara paling sulit adalah level 5.
Di Indonesia, gunung dengan jalur pendakian level 5 adalah Cartensz Pyramid. Level 4 di antaranya adalah Binaiya, Leuser, dan Bukit Raya. Gunung untuk pemula dengan level 1 adalah Bromo. Selanjutnya level 2 adalah Gunung Ijen dan Gunung Agung via Pura Pasar Agung.
Semakin tinggi tingkat kelas, maka akan semakin sulit dan lebih beresiko jalur tersebut untuk dilalui.
Rahman mengatakan dengan adanya tingkat kesulitan jalur tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan industri pariwisata. Selain itu juga dapat meningkatkan potensi lapangan kerja dan mendukung peningkatan perekonomian pelaku usaha di sekitar destinasi wisata gunung di Indonesia.
*Sumber : https://www.tekadoro.com/2023/03/cegah-kecelakaan-di-gunung-apgi-rilis.html
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Pendakian Gunung Rinjani Kembali Diramaikan Pendaki Mancanegara
Selama periode libur Lebaran 2023 dari 19 – 25 April 2023 tercatat 1.135 orang yang datang mendaki Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (dpl) dan Danau Segara Anak serta sumber air panas Ai Kalak. ‘’WNI nya ada 868 orang dan berkat keterbukaan Indonesia dikunjungi orang asing, pendaki WNAnya ada 267 orang,’’ ... selengkapnya
Pendaki Ini Panggul Kulkas Ke Tiga Puncak Gunung
Pendaki ini membawa kulkas asli dan dibawa ke puncak gunung. Tak cukup satu, ia menantang dirinya agar bisa membawanya ke tiga gunung. Melansir BBC, Selasa (2/5/2023), seorang mantan tentara dari Stafford akan mencoba menggapai tiga puncak nasional dengan lemari es di punggungnya. Michael Copeland akan mendaki gunung tertinggi di Inggris, Skotlandia dan Wale... selengkapnya
Mendaki Puncak Everest Meski 2 Kaki Diamputasi.
Dua kaki pendaki ini telah diamputasi. Meski demikian, veteran tentara itu tetap bertekad menggapai puncak Gunung Everest. Ia adalah Hari Budha Magar. Melansir BBC, Kamis (11/5/2023), Hari seorang veteran Angkatan Darat Inggris yang kehilangan kedua kakinya di Afghanistan. Sejarah pendakian ke Gunung Everest dirancang Hari, yang merupakan mantan tentara di r... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082319588118 -
Whatsapp
082319588118 -
Email
weekend.travellerid@gmail.com

Belum ada komentar